smpqueenalamin15@gmail.com
Pengawas Sekolah, Bapak Mujiman, S.Pd., Pamit dari Sekolah Binaannya: Kenangan Manis Bersama SMP Queen Al Amin
Pengawas Sekolah, Bapak Mujiman, S.Pd., Pamit dari Sekolah Binaannya: Kenangan Manis Bersama SMP Queen Al Amin
Kamis, 30 Oktober 2025
Penulis : SMP Queen Al Amin
PENGAWAS

Cintamulya, 30 Oktober 2025 – Suasana haru dan penuh kekeluargaan menyelimuti SMP Queen Al Amin saat salah satu sosok yang berperan dalam perjalanan sekolah ini, Bapak Mujiman, S.Pd., berpamitan kepada seluruh keluarga besar sekolah. Beliau merupakan Pengawas Sekolah yang telah membina SMP Queen Al Amin sejak sekolah ini berdiri pada tahun 2015 hingga saat ini.

Sejak awal berdirinya SMP Queen Al Amin, sosok Bapak Mujiman dikenal sebagai pengawas yang tak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga turut mendampingi dan mengarahkan sekolah dengan penuh perhatian dan kesungguhan. Pada masa-masa awal, ketika SMP Queen Al Amin masih merintis dan memiliki jumlah siswa yang terbatas, beliau hadir memberikan bimbingan, motivasi, serta dorongan moral kepada para pendidik dan pimpinan sekolah.

Dalam sambutannya, Bapak Mujiman mengenang perjalanan panjangnya bersama SMP Queen Al Amin. Ia menceritakan bagaimana dulu sekolah ini memulai langkah dari kondisi yang sangat sederhana. “Saya masih ingat, dulu SMP Queen Al Amin memanfaatkan ruang-ruang di Pondok (baca: Pondok Pesantren Istiqomah Al Amin) sebagai tempat belajar.” ungkap beliau.

Beliau juga mengenang beberapa guru yang kini sudah tidak lagi mengajar di SMP Queen Al Amin, serta melihat dengan bangga ada beberapa murid beliau yang sekarang menjadi bagian dari SMP Queen Al Amin. Hubungan tersebut menjadi lebih dari sekadar profesional, tetapi telah berkembang menjadi ikatan emosional dan estafet perjuangan dalam dunia pendidikan.

Di tengah perjalanan panjang beliau sebagai Pengawas Sekolah, sempat terjadi pergantian pengawas. Namun pada tahun 2022, Bapak Mujiman kembali dipercaya untuk membina SMP Queen Al Amin hingga kini. Kembalinya beliau disambut dengan penuh kehangatan oleh seluruh guru dan pimpinan sekolah, karena sudah seperti bagian dari keluarga besar sekolah sendiri.

Dalam pertemuan tersebut, Bapak Mujiman juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh guru dan staf apabila selama masa pembinaan terdapat hal-hal yang kurang berkenan. “Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya jika selama ini ada perkataan atau tindakan saya yang kurang tepat. Semua saya lakukan semata-mata untuk kebaikan sekolah,” ujarnya dengan penuh ketulusan.

Acara pamitan ini berlangsung sederhana namun penuh makna. Guru, staf, dan pimpinan sekolah hadir memberikan ucapan terima kasih dan doa untuk beliau yang akan purna tugas pada 1 Desember 2025. Momen ini menjadi simbol berakhirnya sebuah perjalanan panjang seorang pengawas yang telah mendedikasikan diri selama puluhan tahun di dunia pendidikan.

Kepala SMP Queen Al Amin, Muhammad Fuad Mubarok, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dedikasi dan kontribusi Bapak Mujiman selama membina sekolah. “Perjalanan SMP Queen Al Amin tidak bisa dilepaskan dari peran beliau. Dari masa-masa sulit saat sekolah baru berdiri, Bapak Mujiman selalu hadir memberikan arahan dan semangat,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah juga mengenang masa awal SMP Queen Al Amin yang saat itu masih berstatus sekolah baru. “Pada tahun-tahun pertama, jumlah siswa kami masih sedikit. Kami masih menumpang di bangunan Pondok (baca: Pondok Pesantren Istiqomah Al Amin). Namun dengan dorongan dan motivasi dari Bapak Mujiman, kami berani terus melangkah. Kini alhamdulillah, secara fisik dan kelembagaan, SMP Queen Al Amin sudah mampu berdiri sendiri,” jelasnya.

Bagi SMP Queen Al Amin, kepergian (baca: Purna Tugas) Bapak Mujiman bukan sekadar perpisahan, melainkan tanda berakhirnya satu bab penting dalam perjalanan sekolah. Namun nilai-nilai, semangat, dan teladan yang telah beliau tanamkan akan terus menjadi fondasi bagi sekolah untuk terus maju dan berkembang.

Seluruh keluarga besar SMP Queen Al Amin merasa bangga pernah dibina dan didampingi oleh sosok yang penuh keteladanan seperti Bapak Mujiman. Walau masa tugas beliau berakhir, kenangan dan nilai-nilai yang beliau tanamkan akan terus hidup dalam setiap langkah sekolah ke depan.

Berita

Artikel Lainnya

Upacara Pembukaan Perjusami SMP...
Cintamulya (21/11), Kegiatan Perkemahan Jum’at, Sabtu, Minggu (Perjusami) SMP Queen Al Amin kembali digelar sebagai bagian dari program pembinaan Gerakan...
Jum, 21 November 2025 | 1:14
Pemimpin Baru, Semangat Baru!...
Cintamulya, 4 November 2025 — Sejarah baru tercipta di lingkungan SMP Queen Al-Amin. Untuk pertama kalinya sejak berdirinya sekolah tersebut,...
Sel, 4 November 2025 | 2:30
Pesantren sebagai Agen Moderasi...
Oleh: Muhammad Fuad MubarokHari Santri yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober merupakan simbol pengakuan negara terhadap kontribusi besar santri dan...
Sab, 4 Oktober 2025 | 12:29
Upacara Bendera: Ruang Edukasi...
Setiap Senin pagi, halaman sekolah selalu berubah menjadi ruang yang khidmat. Siswa-siswi berdiri berbaris rapi, seragam putih abu-abu atau putih...
Sen, 22 September 2025 | 10:05